Automatic translation of this blog page: Terjemahan otomatis hal blog ini

Minggu, 30 Maret 2014

Nomenklatur (tata nama) bagian kulit Bangunan Rumah Gadang

Oleh Nasbahry Couto

No·men·kla·tur /nom√©nklatur/n artinya :1) penamaan yang dipakai dalam bidang atau ilmu tertentu; atau tata nama; 2) pembentukan (sering kali atas dasar kesepakatan internasional) tata susunan dan aturan pemberian nama objek studi bagi cabang ilmu pengetahuan. 
Pengetahuan yang berasal dari tradisi, adalah pengetahuan yang khas yang mungkin tidak dapat ditemukan di tempat lain, tetapi pengetahuan tradisi bisa terangkat ke wilayah pengetahuan internasional, walaupun bentuk pengetahuan ini masih sederhana. Penulis memberanikan diri untuk memakai istilah nomenklatur ini hanya dalam konteks "tata nama" dengan fokus usaha penggalian kembali pengetahuan tradisi yang sudah lama "hilang" dan hanya dikenal oleh "tukang tuo" yang membangun rumah gadang di jaman lampau. 

Kamis, 27 Maret 2014

Meneliti Kebudayaan Purba di Sumatera Barat

Oleh Nasbahry Couto
Cuplikan Penelitian: Syafwandi, Zubaidah Agus, Ariusmedi

Sebetulnya penulis sudah lama ingin membahas hasil penelitian tiga orang peneliti ini tentang kebudayaan purba di Minangkabau yaitu: Kajian bahasa rupa motif hias menhir di Kabupaten Limapuluh Kota dan kesinambungannya dengan ragam hias tradisional Minangkabau Sumatera Barat: laporan penelitian (2006), yang terdafar pada Fakultas Bahasa, Sastra, dan Seni, Jurusan Seni Rupa, Universitas Negeri Padang, 2006 (240 hal). Penelitian ini dibiayai oleh Kementerian Ristek (lihat disini), namun baru sekarang niat itu terlaksana. Kenapa baru sekarang? Dahulu penulis rasanya merasa sayang sebab akan mematahkan semangat peneliti,sebab kontrak penelitian ini berlanjut dilakoni para peneliti dan dibiayai oleh Kementerian Ristek tanpa evaluasi mendalam. Dapat dilihat bahwa argumen-argumen dan hasil penelitian ini terlihat adanya logika terbalik, jangankan membuktikan peninggalan megalitik, justru dengan mengkaitkan dengan budaya Minangkabau akan menguatkan prasangka bahwa motif-motif hias pada situs ini adalah hasil budaya minangkabau baru yang terhubung kepada budaya lama (tentang perbedaan budaya minangkabau dengan budaya megalitik lihat uraian di bawah). Hasil penelitian selanjutnya oleh para peneliti belum sempat penulis baca, namun hasilnya dapat diramalkan lebih baik karena berada pada koridor yang aman (hanya tentang minangkabau masa kini).

Selasa, 18 Maret 2014

Ukiran Tradisi Minangkabau (Video)

Oleh Nasbahry Couto

Video ini adalah hasil kerjasama antara Lembaga Penelitian Universitas Negeri Padang pada tahun 2004, atau lebih kurang 10 tahun yang lalu. Dapat dipahami video ini baik kualitas maupun teknologinya masih sangat sederhana. Namun penulis berpikiran bahwa  perlu untuk diberikan kepada publik daripada tersimpan saja di hardisk. Walaupun masih sederhana, baik isi maupun cara penyampaiannya sudah komprehensif untuk menggambarkan budaya minangkabau, khususnya tentang hubungan ukiran kayu dan bangunan tradisi Minangkabau.

Video ini terdiri dari 8 (delapan seri), mulai dari menggambarkan budaya, budaya visual, lingkungan dan permukiman minangkabau, ukiran dan bangunan, sampai kepada uraian tentang bahan ukiran kayu.